Sebuah nama menurut kami, memang
merupakan suatu hal yang penting. Bukan hanya sekedar menjadi panggilan
sehari-hari atau sekedar julukan agar akrab saja. Namun sebuah nama akan
menggambarkan karakter, ciri, serta tujuan dari sesuatu atau bahkan sebuah doa.
Sejak mulai mengusung nama “Kucing
Kritink”, memang selalu saja ada pertanyaan absurd yang mampir di
telinga kami terkait nama aneh ini. Misalnya saja :
“Kenapa pakai nama kucing kerinting ? Emangnya ada ya kucing
yang keriting ?” ( -__- )
“Maksudnya apa sih keriting kucing ?” ( kebalik bos o.o )
“Eh tugas kuliah udah jadi apa blom ?” ( salah forum bego )
Pada dasarnya memang sah-sah saja
untuk bertanya -daripada berlagak sok tahu gara – gara malu untuk bertanya, ya
tentu lebih baik bertanya kan ?- karena pada hakikatnya bertanya merupakan
salah satu bentuk kepedulian. Paling tidak, sedikit peduli untuk berusaha tahu
( baca: penasaran ). Walaupun akhir-akhir ini banyak bertanya malah dianggap
posesif, sok asyik, sksd, kepo, dan sejenisnya, tapi tetap saja bertanya adalah
gerbang dari tidak tahu menuju ke tahu. Asal tetap tahu situasi dan kondisi
saja yak. ( Lah ngelantur )
Mengambil nama “KucingKritink”
memang bukan asal-asalan. Kata “Kucing” diambil untuk mengaambarkan yang sifat kucing yang sering
kali seperti “Air yang tenang namun menghayutkan”. Sedangkan kata “Kritink”
merupakan singkatan dari KCreative Thinking yang artinya berfikir kreatif.
Tentu salah jika kata kreatif hanya
diasumsikan pada karya-karya seni atau para pekerja kreatif lainnya. Pada
pekerjaan apapun, kreatifitas tetap harus digunakan. Menurut KBBI (Kamus Besar
Bahasa Indonesia), Kreatif diartikan sebagai suatu hal yang memiliki daya cipta;
memiliki kemampuan untuk menciptakan; segala hal yang berhubungan dengan daya
cipta. Meskipun begitu, saya lebih suka mendefinisikan kata “kreatif” dengan proses
berpikir untuk melakukan sesuatu dengan cara yang berbeda.
Misalnya saja dalam matematika,
tentu sudah tidak asing dengan operasi matematika ini khan ?
2 = 1 + 1
Jika ditanya apakah hanya itu saja
penjbaran dari operasi matematikanya ? Maka tentu jawabannya tidak.
2 = 3 – 1
2 = 2 x 1
2 = 8 : 4
Jika diteruskan mungkin tidak akan
habis.Lagi pula kamu sudah paham maksudnya khan ? Sebagian orang mungkin merasa ‘enggan’ dan tidak
akrab dengan kata kreatif, seakan kreatif adalah predikat yang hanya bisa
disandang oleh para penemu teknologi terbaru atau seorang seniman yang sudah
senior. Padahal menjadi kreatif adalah tentang bagaimana menemukan
cara-cara baru yang dapat memecahkan masalah. Bepikir kreatif berarti menemukan
cara-cara baru yang lebih baik untuk mengerjakan apa saja. Itu artinya setiap
orang butuh untuk berpikir kreatif.
Berusaha berpikiran terbuka (
#openminded ), suka mencoba yang baru, dan menjadi progresif bukan regresif (
memikirkan bagaimana cara melakkan dengan lebih baik ) merupakan salah satu
bentuk berpikir kreatif. Karena “kreatif”
bukan tentang hasil tapi tentang proses yang dilalui.
Harapan terbesar bagi kami pengelola blog, adalah blog ini menjadi sarana berbagi ilmu, berbagi wawasan, serta berbagi pengetahuan. Semoga nama Kucingkritnk menjadi doa, pengingat, serta tujuan kami agar tidak menyimpang di kemudian hari. Aamiin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar